KAWASAKI ESTRELLA 250 HANYA SEBAGAI HIBURAN SEMATA

Nanga Mahap,,,
Motor modern beraroma klasik itu kini sudah resmi diluncurkan di Negara kita tercinta ini. Ada dua varian yang diluncurkan, standar dengan harga Rp 64, 9 juta dan special edition seharga Rp 66, 7 juta. Bila anda berminat silahkan samperin Dealer Kawasaki terdekat. Siapkan dana lebih bila daerah anda bukan di Jakarta karena harga motor diatas khusus untuk Kota Jakarta dan sekitarnya.

Kawasaki Estrella250cc

Secara pribadi saya katakan Motor Estrella 250 statusnya hanya sebagai hiburan semata bagi KMI. Mengapa??? Kemungkinan motor tersebut LAKU KERAS itu sangat kecil malah bisa jadi motor tersebut akan mengalami hal yang sama seperti motor Suzuki Inazuma, Layu Sebelum Berkembang. Pertama harganya terlampau mahal buat motor bermesin SOHC 1 silinder pada level 250cc. Wajar mahal namanya aza motor impor, langsung dari negeri sakura. Estrella 250cc bisa saja seharga 40 jutaan kalau KTP-nya KTP Indonesia layaknya Kawasaki 250 mono.

Hal kedua yang membuat motor tersebut sulit untuk laku keras adalah motor tersebut bermain pada pasar yang teramat sempit. Yang bakalan beli itu adalah bapak-bapak yang dikategorikan sebagai Konsumen menengah ke atas berusia 40 tahunan. Kalau anaknya bakalan enggak mau deh,, karena pada umumnya konsumen motor Indonesia berusia dibawah 40 tahun itu demennya sama motor modern beraroma modern pula.

tmp_14_bx250ab_g_02-1406067772

Bagaimana kalau prediksi saya ke depannya bakalan terjadi, kalau Kawasaki Estrella250cc itu enggak bakalan laku keras atau malah layu sebelum berkembang. Enggak masalah koq,, namanya aza MOTOR HIBURAN,, paling tidak KMI bolehlah berbangga hati karena saat ini hanya KMI lah yang menjual motor batangan PALING LENGKAP di Indonesia.

Iklan

23 thoughts on “KAWASAKI ESTRELLA 250 HANYA SEBAGAI HIBURAN SEMATA

  1. 17 tahun, Lebih memilih estrella. Liat aslinya dulu baru bisa tau kalau motor ni lebih bagus dari ninja dari segi kualitas dalam manufaktur dan material

  2. Mas, siapa bilang pasarnya sempit? Siapa bilang anak muda gaada yang suka? Mas ini kalo nulis jangan subjektif dong. Saya main motor beginian udh dr lama, kalo gaada yang suka kamungkin kemaren di kemang 3200 motor dibikin klasik semua, mayoritas 40tahun kebawah. Kalo mas sukanya sama ninja, bukan berarti org2 banyak lebih suka ninja, mas kalo mau kasih komparasi jangan yang harganya beda, mas tau kenapa harganya mahal? Karena ini reproduksi, dari tahun jebot ini motor udh di produksi, namanya w250, pasarnya udh dunia, dan sukses, sama kayak kawasaki w800 juga udh di reproduksi untuk cc lebih gedenya. Motor ini udh punya scene, udh punya budaya, udh punya nilai sejarah. Jadi menurut saya pantas motor ini berkisar di 60 jutaan, karena ini BUKAN MOTOR KOMERSIAL kayak ninja. Kalo mau debat atau argumen lebih lanjut, bisa hubungin saya ke email michaelericn21@gmail.com kita bisa ketemu, dengan saya, dan club motor tua saya. Makasih

  3. Sekarang sudah kurleb setahun dari launching Estrella di Indonesia dan ternyata shipment awal 2015 sudah langsung habis disikat pemesan dan ada di antaranya yang antri sampai 6 bulan.

    OmYudha gak terbukti ya prediksinya kalau Estrella gak bakalan laku? Gapapa… Perlu banyak informasi kok buat paham soal niche market yang disasar Kawasaki dengan model retronya ini. Dan ukuran lakunya pun relatif buat motor yang hanya diproduksi di negara asalnya Jepang ini karena keterbatasan jumlah produksinya.

    Hebatnya justru mesin “antik” SOHC air-cooled yang punya sejarah sejak produksi Meguro tahun 1950-an sebelum diakuisisi Kawasaki inilah yang jadi daya tarik buat peminatnya yang ternyata juga kebanyakan bukan kaum “bapak-bapak” seperti disinyalir omYudha.
    Bapak-bapak yg mapan sih kelihatannya langsung leap-on ke HD atau moge lain.
    Di forum dunia Estrella punya komunitas yang kental dibanding misalnya Ninja atau CBR atau YZF-R.
    Estrella (code name BJ250) mulai reinkarnasi sejak 1992 ( seri A). Tahun lalu pertama kali masuk Indonesia seri L. Dan produksi dengan VIN 2015 yang terakhir adalah BJ250 seri F.

    Terlepas soal harga -yang katanya kemahalan dan diprediksi akan layu sebelum berkembang- ternyata susah cari unit Estrella yang belum dipesan. Saya termasuk peminat motor dengan mesin “pecundang” ini yang masih belum kebagian Om.
    Ada yang bilang ke saya: Don’t judge the book by the cover… 🙂
    Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s