SUZUKI INOVASI TELAH BERHENTI BUKAN BERARTI MATI

tmp_images-622615659

Artikel pertama yang berhubungan dengan Suzuki di rumah baru saya ini.
Seperti yang ketahui bersama bahwa Suzuki terbagi dua hal dalam penjualan, mobil dan sepeda motor. Sayangnya perkembangan keduanya berbeda jauh, bagaikan langit dan bumi. Suzuki motor semakin terpuruk, denger-denger bukan hanya di Indonesia saja tapi juga di dunia.

Anda pasti ingat slogan Suzuki Motor Indonesia, Yuuuuupss······· INOVASI TIADA HENTI. Suzuki memang sempat merasakan berada di posisi atas, sayang sekali seiring waktu posisi Suzuki motor semakin melorot. Malah ada yang memprediksikan bahwa enggak lama lagi Kawasaki Motor Indonesia akan berada di atas Suzuki motor.

Di tahun 2014, pada awal bulan saja KMI sudah membuat gebrakan yang spektakuler. Bagaimana enggak spektakuler, motor barunya dari Klan Ninja itu mengobrak-ngabrik strategi permotoran pihak lawan pada kelas 250cc. Motor baru baik itu bebek ataupun matic bermunculan dari Honda maupun Yamaha. Suzuki enggak tau kemana.

Sudah berapa tahun belakangan ini seakan-akan Suzuki motor Inovasinya telah berhenti, tidak ada lagi produk yang fenomenal seperti dahulu, motor andalannya hanya motor bebek terkencang se-Indonesia yang terus bertahan terhadap gempuran-gempuran motor sport 150cc. Satria Fi jelas bukan pilihan lelaki yang menyenangi motor berjenis batangan.

tmp_Intropeksi-11543775702

Di tahun ini Suzuki Motor Indonesia harus introspeksi diri dengan apa yang telah terjadi. Karena saya yakin walaupun Suzuki sementara ini inovasinya telah berhenti bukan berarti telah mati, artinya Suzuki Indonesia masih bisa bangkit lagi. Kalau Suzuki mobilnya mengapa Suzuki motornya tidak. Saya yakin masih banyak koq Konsumen Motor Indonesia yang masih menunggu Inovasi baru dari Suzuki datang lagi.

Iklan

26 thoughts on “SUZUKI INOVASI TELAH BERHENTI BUKAN BERARTI MATI

  1. IMHO karena masih satu atpm sama suzuki mobil jadi sekaratnya divisi motor tidak terlalu terasa karena masih tercover keuntungan penjualan ertiga.

  2. adalah banyaknya pemikiran salah kaprah mahalnya part suzuki. kenapa merasa kemahalan jika ketahanannya duakali lipat dari yang lain.
    satu contoh jika masih ingat ketika mereka menggaransi rantai keteng 100 rb km tanpa penyetelan. dan hanya mereka yg berani tes motor 48 jam nonstop tanpa dikipas kipasin. heheee cuma opini.

  3. Spare part suzuki joz…kalau mahal tidak n relatif
    Harga hampir sama saja antara Honda n Yamaha
    karena sy punya motor bbek keluaran ketiga pabrikan tadi

  4. masalah’y ad dmanajemen, beberapa tahun lalu, ada ex punggawa marketing yamaha yg masuk, sukses new thunder 125. Tapi cuma tahan 1 tahun d pabrikan tambun dsana..yg nama’y pabrikan besar, ga bakalan ilang begitu saja. Mereka mnyusun stategi dg mnjemen & kantor baru’y..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s